Fauzi Minta Seluruh
Masyarakat Hormati
Putusan MK
Juga Akan Lepaskan
Jabatan Dengan Baik-Baik
SUNGAIPENUH-Keluarnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (14/1) kemarin, tidak hanya mendapat perhatian dari masyarakat Kerinci. Bahkan, Bupati Kerinci H Fauzi Siin juga memperhatikan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.
Untuk menjaga stabilitas politik, keamanan dan berjalannya roda ekonomi masyarakat, orang nomor satu Bumi Sakti Alam Kerinci yang berakhir masa jabatannya 3 Maret 2009, minta kepada semua pihak untuk menerima keputusan tersebut.
“Keputusan MK sudah keluar. Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Karena, keputusan MK tersebut adalah keputusan tertinggi yang mesti dihormati oleh seluruh masyarakat Kerinci,” ujar Fauzi Siin kemarin (15/1) kepada Kepala Sekolah se- Kabupaten Kerinci di Gedung Nasional Sungaipenuh.
Telah diputuskannya, soal sengketa pilkada Kerinci tersebut, dengan memenangkan KPU Kerinci yang telah menetapkan calon Bupati Kerinci periode berikutnya adalah H Murasman sebagai Bupati dan M Rahman sebagai Wakil Bupati Kerinci. Kata Fauzi, Bupati Kerinci yang akan datang adalah H Murasman dan wakilnya M Rahman.
“Masa jabatan saya tinggal 1,5 bulan. Yang menjadi Bupati Kerinci setelah saya adalah H Murasman dan Wakilnya M Rahman,” tegas Bupati
Selain itu, dia juga membantah telah melakukan korupsi selama memimpin pemerintahan Kabupaten Kerinci, seperti yang ditudingkan oleh demonstrasi 22 Desember 2008 lalu.
Dengan tegas, dia mengatakan, selama dirinya menjalankan pemerintahan dirinya tidaklah melakukan korupsi. Alasannya, dia selaku pemimpin Kerinci tidaklah berhubungan dengan keuangan, tapi, yang berhubungan dengan keuangan daerag tersebut adalah masing-masing SKPD.
“Saya tidak melakukan korupsi seperti yang dikatakan dalam demonstrasi. Karena saya tidak ada memegang keuangan. Yang memegang keuangan adalah SKPD masing-masing. Termasuk para kepala sekolah. Kalau saya Korupsi, berarti kalian (pemegang anggaran,red) yang korupsi,”tegas Fauzi
Selain itu, sehubungan akan dilakukan serah terima jabatan 4 Maret 2009 nanti ke Bupati yang baru. Juga berakhirnya masa jabatannya, dirinya akan melakukan serah terima jabatan kepada Bupati yang baru.
“Saya tidak akan melakukan seperti pemimpin yang terdahulu. Saya ingin berakhirnya jabatan saya dengan baik-baik dan akan melakukan serahterima jabatan dengan Bupati baru nanti,” tegas Fauzi(ysp)
Kamis, 15 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar